London - Jakarta sedang heboh soal taksi online, tapi lain halnya di Inggris. Di sana traveler malah bisa pesan jet pribadi berbasis aplikasi.
Polemik taksi online memang sedang marak di Jakarta. Di satu sisi traveler merasa terbantu, tapi di sisi lain ada peraturan yang harus ditaati oleh para pelaku usaha. Itu di Jakarta, tapi lain halnya di Inggris.
Belum lama pihak maskapai asal AS, JetSmarter mulai merambah pasar dengan meluncurkan aplikasi berbasis online di London. Dilihat detikTravel dari situs resmi JetSmarter, Kamis (24/3/2016) dari aplikasi tersebut traveler bisa memesan kursi di pesawat jet pribadi.
Hal itu pun dilakukan oleh pihak JetSmarter untuk merambah pasar traveler menengah ke atas. Rutenya pun mencakup beberapa destinasi populer seperti London, Paris, dan Jenewa.
Secara teknis, pesawat yang digunakan berjenis Cessna Citation CJ3 yang memiliki kapasitas enam penumpang. Tentunya pengalaman terbang yang akan didapat traveler lebih privat ketimbang dengan pesawat komersial pada umumnya.
Sedangkan untuk harga pemesananya, rute London ke Paris dibandrol 525 Poundsterling atau sekitar Rp 9,8 juta sekali jalan. Sedangkan rute London ke Jenewa dibandrol seharga 715 Poundsterling atau sekitar Rp 13 juta.
Penawaran lainnya, pihak JetSmarter juga memberikan paket pemesanan online unlimited secara member seharga 6.450 Poundsterling (Rp 120 juta). Harga yang tidak murah untuk sebuah pemesanan via online.
"Dengan menawarkan servis JetShuttle, kami berharap untuk memaksimalkan kenyamanan dari transportasi udara pribadi di Eropa sekaligus memperluas akses untuk konsumen," ujar pendiri JetShuttle dan JetSmarter, Sergey Petrossov seperti diberitakan media Daily Mail.
Menurut Petrossov, sekitar 15 ribu orang di Inggris telah mendownload aplikasinya. Jumlah anggota yang memesan pun terus meningkat setiap bulannya. Aplikasi itu pun bisa di-download gratis via App Store hingga Google Play Store.
Rencananya servis online tersebut akan hadir di 150 kota dalam waktu dua tahun ke depan.
Polemik taksi online memang sedang marak di Jakarta. Di satu sisi traveler merasa terbantu, tapi di sisi lain ada peraturan yang harus ditaati oleh para pelaku usaha. Itu di Jakarta, tapi lain halnya di Inggris.
Belum lama pihak maskapai asal AS, JetSmarter mulai merambah pasar dengan meluncurkan aplikasi berbasis online di London. Dilihat detikTravel dari situs resmi JetSmarter, Kamis (24/3/2016) dari aplikasi tersebut traveler bisa memesan kursi di pesawat jet pribadi.
Hal itu pun dilakukan oleh pihak JetSmarter untuk merambah pasar traveler menengah ke atas. Rutenya pun mencakup beberapa destinasi populer seperti London, Paris, dan Jenewa.
Secara teknis, pesawat yang digunakan berjenis Cessna Citation CJ3 yang memiliki kapasitas enam penumpang. Tentunya pengalaman terbang yang akan didapat traveler lebih privat ketimbang dengan pesawat komersial pada umumnya.
Sedangkan untuk harga pemesananya, rute London ke Paris dibandrol 525 Poundsterling atau sekitar Rp 9,8 juta sekali jalan. Sedangkan rute London ke Jenewa dibandrol seharga 715 Poundsterling atau sekitar Rp 13 juta.
Penawaran lainnya, pihak JetSmarter juga memberikan paket pemesanan online unlimited secara member seharga 6.450 Poundsterling (Rp 120 juta). Harga yang tidak murah untuk sebuah pemesanan via online.
"Dengan menawarkan servis JetShuttle, kami berharap untuk memaksimalkan kenyamanan dari transportasi udara pribadi di Eropa sekaligus memperluas akses untuk konsumen," ujar pendiri JetShuttle dan JetSmarter, Sergey Petrossov seperti diberitakan media Daily Mail.
Menurut Petrossov, sekitar 15 ribu orang di Inggris telah mendownload aplikasinya. Jumlah anggota yang memesan pun terus meningkat setiap bulannya. Aplikasi itu pun bisa di-download gratis via App Store hingga Google Play Store.
Rencananya servis online tersebut akan hadir di 150 kota dalam waktu dua tahun ke depan.
Sumber : travel.detik.com

0 comments:
Posting Komentar